RSM Indonesia
Languages

Languages

Transfer Pricing

Transfer pricing mengacu pada pengaturan harga yang ditetapkan oleh entitas internasional yang terkait pada suatu transaksi, misalnya penjualan barang, penyediaan jasa atau transfer kekayaan intelektual.

Hal ini telah menjadi salah satu isu pajak internasional terpenting yang sedang dihadapi seluruh perusahaan multinasional.

Secara global, transfer pricing telah menarik perhatian otoritas pajak untuk memastikan adanya pembagian yang adil dari pendapatan pajak global. Pada tahun 1994 lalu, baru ada dua negara yang menegakkan aturan transfer pricing secara formal. Saat ini, sudah lebih dari 40 negara telah menegakkan aturan transfer pricing secara formal. Untuk perusahaan-perusahaan multinasional, risiko terkait masalah transfer pricing semakin menjadi perhatian.

Organisasi yang gagal memenuhi standar yang telah ditetapkan memiliki risiko untuk mengeluarkan biaya lebih tinggi dari sisi tambahan pajak, bunga, dan denda yang dikenakan oleh otoritas pajak.

Jaringan RSM telah mengerjakan lebih dari 150 proyek transfer pricing untuk klien di seluruh dunia di berbagai sektor bisnis dan industri.

RSM telah mengembangkan proses review '4 tahap' terkait transfer pricing yang dapat membantu memberikan tiga manfaat penting kepada klien, yaitu: ketenangan pikiran, kepatuhan, dan penilaian atas potensi strategis.

Hasil  dari pelaksanaan “4 tahap” RSM akan membantu anda untuk:   

  • Meminimalisasi risiko pajak berganda (double taxation)
  • Pengurangan tarif pajak efektif di seluruh dunia (reduction of the worldwide effective tax tate)
  • Peningkatan nilai bagi pemegang saham
  • Bantuan dokumentasi

How can we help you?

Contact us by phone +62 21 5140 1340 or submit your questions, comments, or proposal requests.

Email us